Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Kamis

LANGKAH dan TIPU DAYA SETAN

Syaikh Muhammad Shalih al-Munjid berkata, “Di antara langkah dan tipu daya setan dalam soal pernikahan adalah sikap mempermahal mahar dan berbangga-bangga dengannya, serta menambah-nambahkan mahar dengan sesuatu yang baru, misalnya munculnya fenomena syabakah (hadiah selain mahar), yang pada akhirnya makin memberatkan para peminang. Bahkan pada zaman sekarang, mahar menjadi hal sangat sulit ditunaikan banyak orang.”

Rasulullah bersabda, “Termasuk berkah bagi seorang wanita adalah sikap mempermudah pinangannya, maharnya, dan rahimnya.”

Urwah berkata, “Di antara sumber petaka bagi seorang wanita adalah sikap memperbesar maharnya.”

Bahkan orang-orang yang mampu membayar mahar tinggi pun tidak boleh berlebihan dalam membayarnya, atau berbangga-bangga dengan penambahan mahar tersebut. Jika telah menggauli istrinya, ia boleh memberinya apa saja yang dikehendaki, agar tidak membuat orang lain mengikuti atau terpaksa mengimbanginya.

Diriwayatkan dari Umar r.a., ia berkata, “Jangan mempermahal mahar wanita, sebab jika ia merupakan bentuk penghormatan di dunia atau sebentuk ketaatan kepada Allah, yang lebih berhak melakukannya di antara kalian adalah Nabi s.a.w. padahal beliau sendiri tidak pernah memberi mahar seorang pun istrinya, atau menentukan mahar putrinya, lebih dari 12oka.”

Beberapa ulama modern menghitung bahwa 12 ok setara dengan 140 riyal. Jumlah ini bukan merupakan syarat, tetapi maksudnya ingin menjelaskan perlunya kemudahan dalam soal mahar dalam syariat, dan bagaimana sunnah atau kebiasaan Rasulullah dalam masalah ini.

Untuk mempermudah, para ulama mengusulkan untuk menangguhkan pembayaran mahar, yakni dengan membayarkan separuh yang dibutuhkan terlebih dulu, dan sisanya tetap menjadi tanggungan suami yang harus ditunaikan kepada istrinya.

Ini adalah bentuk kemudahan bagi para suami dan mengandung maslahat bagi istrinya.

Sejumlah ulama berkata, “Aku sangat kagum kepada dua orang lelaki yang mulia. Satu dari mereka adalah orang yang anak perempuannya dipinang, lalu ia mensyaratkan mahar tertentu dari peminangnya, dan jumlahnya sangat sedikit, sesuai dengan kerelaan anak perempuannya. Yang kedua, ketika si peminang membayarkan mahar kepada orang ini, ia hanya mengambil separuhnya untuk persiapan pernikahan dan sesuai persetujuan anak perempuannya, sementara sisanya ia kembalikan kepada si peminang.”

Seperti inillah bentuk kemuliaan, kejantanan, dan tanggung jawab yang besar.
Apa manfaatnya bagi kalian, wahai para orangtua, jika menantumu menderita karena terlilit utang bertahun-tahun setelah pernikahannya dengan putrimu, gara-gara engkau terlalu meninggikan nilai mahar yang harus dibayarkannya?


bisnis baru ustad yusuf mansur