Penghormatan terhadap
syiar Islam adalah tanda-tanda orang bertakwa. Demikian maksud firman Allah
dalam QS.al-Hajj [22]: 30. Salah satu di antaranya adalah tidak makan di depan
umum saat orang-orang sekelilingnya sedang berpuasa, walaupun yang bersangkutan
tidak wajib puasa. Siapa yang membuka warung makannya di bulan puasa dan
dilakukan secara terang-terangan, maka secara lahiriah ia bagaikan tidak peka
dengan kehormatam bulan Ramadhan. Di sisi lain membuka rumah makan di siang
hari dapat mengundang orang-orang yang lemah iman untuk tidak berpuasa, dan ini
dapat berarti bahwa pemilik restoran membantu terjadinya kemunkaran. Seperti
diketahui siapa yang membantu dalam amal baik, maka dia memeroleh ganjaran
sebagaimana ganjaran orang yang dibantunya, demikian pula sebaliknya. Memang,
membuka restoran atau kedai makanan untuk tujuan memudahkan orang berpuasa
memperoleh bahan makanan untuk digunakan berbuka atau sahur, atau menjual
makanan untuk anak kecil dan orang sakit, atau kepada siapa yang memang tidak
wajib berpuasa dapat saja dibenarkan. Namun demikian, itu pun hendaknya jangan
bersifat sangat terbuka. Dari sini kita dapat berkata bahwa yang menentukan
berkurang tidaknya nilai puasa, atau berdosa tidaknya yang bersangkutan,
bergantung pada niatnya dan ini hanya Allah yang Maha Mengetahui. Demikian, Wallahu a’lam.
bisnis baru ustad yusuf mansur
bisnis baru ustad yusuf mansur